KETAHANAN DAN KEKUATAN RANTAI TOPLINK

Halo temen-temen semua.. kali ini artikel gw akan membahas tentang ketahanan dan kekuatan rantai toplink yang sangat banyak digunakan di dunia perkapalan dan konstruksi. Jadi rantai toplink ini memiliki berbagai jenis atau tipe rantai itu sendiri.

 

Tetapi untuk produk unggulan dari rantai toplink ini sendiri ada pada rantai jenis atau rantai tipe galvanis. Nah makanya disini kami pengen bahas keunggulan dari rantai toplink galvanis ini. Dan salah duanya adalah dari sisi ketahanannya terhadap karat dan juga kekuatannya.

 

Mantep banget kita.. Pokoknya di blog asmarines ini udah paling lengkap kalo soal bahas membahas tentang alat-alat perkapalan. Dan tentunya informasi yang kami sampaikan disini akurat ya.. Karena berdasarkan data dan fakta yang ada di Lapangan.

 

Jadi ga perlu ragu buat baca artikel-artikel di blog kami ini. Walaupun ngomongnya sering ngelantur, tapi ya emang itu gw.. orangnya suka ngelantur dan menghayal. Hohoho.

 

Oke oke jadi curhat nih.. langsung aja kita masuk ke pokok pembahasan kita yaitu membahas tentang ketahanan dan kekuatan rantai toplink.

 

 

KETAHANAN DAN KEKUATAN RANTAI TOPLINK

Pada poin ketahanan ini kami telah melakukan uji coba dengan mencelupkan rantai toplink dengan rantai merk lain kedalam aquarium dengan air garam didalamnya. Dan percobaan ini kami lakukan selama seminggu penuh tanpa diangkat.

 

Pengujian ini kami lakukan untuk menguji ketahanan rantai galvanis ini terhadap karat. Yang artinya jika rantai toplink tahan terhadap proses korosi pada pengujian ini, berarti rantai ini memiliki lapisan galvanis yang tebal dan menyeluruh.

 

Karena kita semua tau ya.. Rantai galvanis adalah rantai yang dilapisi dengan lapisan yang mengandung unsur seng. Jadi semakin tebal lapisan seng pada rantai tersebut maka akan semakin bagus ketahanannya terhadap karat. Berbeda dengan rantai stainless steel yang memang sudah dilakukan standarisasi SUS 304 dan 306.

 

Nah dan hasil dari percobaan ini kami dapatkan hasil yang sangat mencengangkan dan cukup menghebohkan orang-orang dirumah saya. Hmmm

 

Ketahanan-dan-Kekuatan-Rantai-Toplink

 

Rantai yang disebelah kiri adalah rantai toplink ya guys. Bisa kalian lihat untuk karatnya sendiri hampir tidka ada pada rantai toplink tersebut. Sedangkan rantai merk lain terlihat karatnya sampai menutup bagian yang dicelupkan pada air garam.

 

Sangat goib sekali ya..

 

Dan dari ukuran mata rantainya juga bisa terlihat ukuran rantai toplink lebih memanjang dan rapi. Perlu kalian ketahui rantai dengan ukuran seperti ini adalah rantai dengan ukuran standard internasional yang artinya ukurannya tidak banci.

 

Jadi udah jelas ya untuk ketahanan dari rantai toplink ini terhadap karat itu sudah tak terelakkan lagi.. hohoho

 

 

KEKUATAN RANTAI TOPLINK

Dan jika dilihat dari sisi kekuatannya, kalian bisa lihat ya sambungan mata rantai pada rantai toplink ini sangat halus dan rapi. Jadi jika dilihat kasat mata itu terlihat lebih kokoh dan kuat. Tapi bukan hanya terlihat lho guys, ternyata setelah dilakukan uji tarik juga memang hasilnya fantastis dan dinamis.

 

Rantai toplink memiliki nilai breaking load lebih tinggi jika dibandingan dengan rantai galvanis merk lainnya yang seukuran dengannya.

 

Jadi udah jelas ya dari sisi kekuatannya pun udah jelas oke punya. Tapi ga hanya itu guys, kalo kalian beli rantai merk toplink ini, kalian akan mendapatkan beberapa keuntungan. Dan keuntungan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Sambungan rantai lebih tebal dan rapi sehingga nilai breaking load lebih tinggi.
  • Lapisan galvanis lebih tebal sehingga lebih tahan terhadap karat.
  • Berat per karung pas, sehingga tidak banci dan konsisten.
  • Dimensi mata rantai lebih lebar dan panjang kaya anuku, sehingga tidak nyangkut saat disambung dengan shackle / segel.

 

Nah jadi itu tadi ya beberapa hal lainnya yang bisa kami sampaikan selain ketahanan dan kekuatan rantai toplink ini. Dan sekarang tentunya kalian jadi semakin yakin ya untuk mempercayakan kebutuhan rantai galvanis kalian dengan menggunakan merk toplink ini.

 

Jadi selain harga yang bersahabat, kalian juga dapatin kualitas yang oke punya juga. Tunggu apa lagi guys, langsung aja kunjungi website kami untuk melihat katalog rantai toplink kami disini >> Katalog TOPLINK <<

CARA MERAWAT WIRE ROPE

Halo temen-temen semua.. gimana nih kabar kalian semua?? masih pada baek kan?? hehehe.. oke jadi kali ini gw mau kasih info buat kalian semua tentang cara merawat wire rope.

 

Kita semua tau ya wire rope itu kegunaannya sangat krusial dan fatal sekali. Karena digunakan untuk mengangkat dan juga menarik beban yang berat, maka tentunya wire rope harus selalu dalam performa yang baik.

 

Dan untuk mendapatkan performa yang baik, sebuah wire rope harus lah dirawat. Jika wire rope dirawat dengan benar, maka performa dari wire rope tersebut tentunya akan selalu terjaga.

 

Tapi perlu kalian ketahui ya. Merawat wire rope itu ga kaya merawat alat-alat perkakas kalian dirumah. Merawat wire rope itu bisa dari sisi penyimpanan dan penggunaannya juga. Jadi emang ga sembarangan.

 

Ya kalo alat-alat perkakas pokok kalian simpan ditempat yang bebas dari udara luar dan air agak tidak berkarat. Nah kalo wire rope ga cuma itu guys.. Ada beberapa cara merawat wire rope yang perlu kalian ketahui.

 

Maka dari itu pantengin terus nih artikel kami, biar kalian bisa merawat wire rope kalian sendiri hingga awet sampai rusak karena lamanya pemakaian. Karena ga ada wire rope yang awet terus ya. Selama masih terus dipakai maka kekuatannya juga pasti akan makin menurun.

 

Tapi paling nggak kalo kita rawat dengan benar, pemakaiannya akan lebih lama sehingga kalian ga terlalu boros uang juga karena sering beli wire rope.

 

Oke langsung aja lah ya gimana sih cara merawat wire rope yang benar? Nih gw kasih jawabannya. Cekidot…!!

 

 

CARA MERAWAT WIRE ROPE

 

Oke poin yang pertama yang perlu kalian pahami adalah penyimpanan wire rope itu sendiri. Tempat penyimpanan wire rope itu harus ditempat yang kering, terlindung dari panas dan hujan.

 

TEMPAT PENYIMPANAN

Selain diletakkan ditempat penyimpanan yang seperti tadi, kalian juga harus memperhatikan lingkungan kalian. Gudang kalian dalam menyimpan wire rope tersebut juga jangan didaerah pinggir pantai atau daerah bergaram.

 

Karena udara ditempat tersebut dapat menimbulkan pengaratan pada wire rope kalian. Jadi pastikan kalian menyimpan wire rope kalian ditempat yang aman ya. Bukan aman dari maling.. tapi aman dari keempat hal tadi.

  • Lembab
  • Panas Matahari
  • Air Hujan
  • Daerah bergaram

 

 

CARA PENANGANAN

Maksud dari cara penanganan disini yaitu saat kalian gunakan, kalian pegang, kalian pindahkan kemana. Jadi semua itu harus kalian lakukan dengan hati-hati. Jangan sampai diseret-seret karena dapat membuat umur wire rope menjadi berkurang.

 

Jangan juga ditekuk saat menyimpan atau membawanya karena dapat mengakibatkan kink. Wire yang tertekuk juga dapat membuat bagian corenya patah dan kalian tidak bisa melihatnya dari luar.

 

Sehingga sangat riskan jika wire rope tersebut kalian gunakan.

 

 

PERAWATAN WIRE ROPE

Dalam perawatannya sendiri, wire rope hanya perlu rutin kalian lubrikasi atau berikan gemuk / oli. Hal ini dilakukan untuk menahan proses pengaratan dari wire rope sehingga wire rope dapat tahan lebih lama.

 

Karena kita semua tau masalah utama wire rope adalah pengaratan yang memang dikarenakan material dari wire rope itu sendiri ada besi baja yang dapat berkarat.

 

Naahh jadi itu tadi beberapa cara merawat wire rope yang benar agar menjaga wire rope kalian selalu awet. Semoga dapat kalian aplikasikan pada wire rope kalian ya. Dan gw rasa cukup segini aja artikel kami kali ini.

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua ya. Dan kalo kalian pengen tau tentang cara penggunaan wire rope yang benar agar awet, kalian bisa lihat artikel lebih lengkapnya disini. >> Penggunaan wire rope yang benar <<

 

KESALAHAN DALAM MEMBUAT WIRE ROPE SLING

Halo temen-temen semua.. balik lagi ya di blog kami blog asmarines.com yang paling oke punya, informatif dan terlengkap. Oke punya kayak gw yang nulis, informatif kayak intelnya polisi dan terlengkap kaya toko sembako.. Wekekekek.. Oke oke.. waktunya serius dikit.. Jadi kali ini kami mau bahas tentang beberapa kesalahan dalam membuat wire rope sling yang perlu kalian ketahui.

 

Kenapa kami bikin artikel ini?? tentunya buat panduan dan informasi buat kalian semua agar tidak salah dalam membuat wire rope sling. Artikel ini bisa buat pemula maupun yang udah pengalaman. Kalo yang masih pemula tentunya pasti harus belajar terus ya. Dan yang udah pengalaman mungkin bisa jadi pengingat dan juga mungkin bisa jadi kritikan membangun untuk kami jika ada kesalahan dalam penulisan artikel ini.

 

Kita disini sama-sama belajar ya guys. Jadi kalo memang kami adalah salah dalam hal penulisan artikel ini, langsung aja tulis di kolom komentar ya, biar nanti bisa kami revisi dan bisa kami cari informasinya lagi.

 

KESALAHAN DALAM MEMBUAT WIRE ROPE SLING

Oke jadi sebelum kami membahas tentang kesalahan dalam membuat wire rope sling, hal pertama yang akan kami sampaikan terlebih dahulu yaitu jenis wire rope sling itu sendiri. Nah dari masing-masing jenis wire rope sling tersebut maka akan kami sampaikan masing-masing kesalahan saat membuat masing-masing jenis wire rope sling tersebut.

 

Jadi adil ya guys, kami tidak menjelaskan kesalahan secara umum tapi kami membahas kesalahan berdasarkan masing-masing jenis wire rope slingnya. Mantep banget kan artikel yang akan kami bahas disini. Hoho

 

Oke langsung aja ya,, berikut ini adalah beberapa jenis wire rope sling yang perlu kalian ketahui :

  • Mechanical Wire Rope Sling
  • Hand Splice Wire Rope Sling
  • Socket Wire Rope Sling
  • Clamp Wire Rope Sling

 

Yang pertama yaitu mechanical wire rope sling ya guys. Mechanical wire rope sling dibuat menggunakan mesin press. Nah kesalahan yang biasa terjadi saat membuat wire rope sling jenis ini yaitu :

  1. Ukuran Ferrule yang tidak sesuai.
  2. Kapasitas mesin press yang tidak sesuai.

 

Dan yang kedua yaitu hand splice wire rope sling. Karena pembuatan hand splice ini manual menggunakan tangan dan alat-alat seperti penusuk wire rope. Maka kesalahan yang sering terjadi saat pembuatan wire rope sling ini yaitu :

  1. Kurang kuatnya tenaga user saat menganyam strand wire rope, sehingga anyaman kendor.
  2. Pembukaan strand yang kurang rapi atau terburu-buru sehingga merusak strand itu sendiri.
  3. Kurang kuatnya lilitan kawat pengunci pada ujung pangkal mata wire rope sling.

 

Masuk ke jenis wire rope sling yang ketiga yaitu Socket wire rope sling. Untuk pembuatan wire rope sling jenis ini yaitu dengan cara menggunakan socket dan juga cairan wirelock sebagai penguncinya. Ada beberapa kesalahan saat membuat wire rope sling pada jenis ini yaitu sebagai berikut :

  1. Kurangnya uraian kawat wire rope sehingga resin wirelock tidak bisa masuk kedalam pori-pori wire rope yang akhirnya ikatan wirelock tidak kuat.
  2. Kurang bersihnya saat membersihkan kawat wire rope yang diurai, sehingga kotoran pada wire rope membuat wirelock tidak mengunci dengan kuat.
  3. Pangkal socket dan wire rope kurang kuat saat pengikatannya dengan kawat atau bahkan lupa dililit kawat sehingga terjadi kebocoran.
  4. Socket yang belum di tes keretakannya, sehingga saat ada keretakan akan terjadi kebocoran wirelock.

 

Yang terakhir yaitu jenis wire rope sling clamp wire rope sling. Untuk pembuatan wire rope sling jenis ini dibutuhkan wire clip atau wire clamp sebagai pengunci matanya. Dan kesalahan saat membuat wire rope sling jenis ini yaitu :

  1. Arah wire clip / wire clamp yang salah saat dipasangkan pada mata wire rope sling. Arahnya kudu benernya ya guys. Kalo mau tau arah yang bener, kalian bisa lihat artikel ini ya >> petunjuk penggunaan wire clip <<
  2. Kurang kencangnya saat mengencangkan baut wire clip.

 

Nah itu tadi beberapa kesalahan dalam membuat wire rope sling yang perlu kalian ketahui dan pelajari dengan benar. Jangan sampai kalian melakukan kesalahan tersebut pada saat membuat wire rope sling ya guys. Karena kita tau penggunaan dari wire rope sling biasanya untuk penggunaan berat.

 

Jadi sangat fatal jika terjadi kesalahan dalam membuat wire rope sling ini karena akan dapat membahayakan keselamatan pekerja disekitarnya.

 

Okeee yaw dah kalo gitu sampai disini ya artikel dari kami. Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kalian semua dan jangan lupa selalu bekerja sesuai dengan petunjuk keamanan yang benar.. Be safe guys..!!

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WIRE ROPE DIBANDINGKAN RANTAI

Halo temen-temen semua.. bagi kalian yang sekarang lagi galau mau pilih wire rope atau rantai untuk aplikasi kalian di Lapangan, kebetulan banget nih.. Pas banget kaya takaran gula ama kopi yang gw sruput sekarang. Hohoh… Jadi kali ini kami lagi mau kasih info ke kalian tentang kelebihan dan kekurangan wire rope dibandingkan rantai.

 

Jadi fungsi dari artikel ini adalah memberikan saran dan informasi kepada kalian, agar nantinya kalian dapat menentukan jenis alat angkat mana yang ternyata kalian butuhkan. Apakah wire rope kah, ataukah rantai kah..

 

Nah tentunya hal tersebut harus kalian pelajari terlebih dahulu ya sebelum membeli salah satu alat angkat tersebut. Apakah wire rope atau rantai. Salah satu hal yang perlu kalian pelajari disini adalah kelebihan dan kekurangan wire rope dibandingkan rantai ini.

 

Setelah kalian tau kelebihan dan kekurangan masing-masing alat angkat tersebut, tentunya nantinya kalian bisa menentukan mana yang paling cocok dengan kebutuhan dan lingkungan kerja kalian.

 

Gimana?? logikanya dapet ya.. Oke langsung aja kita bahas ya temen-temen.

 

 

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WIRE ROPE DIBANDINGKAN RANTAI

Awal-awal kita bahas tentang kelebihannya dulu aja ya.. Biar greget diawal, hehehe.. Jadi apa aja sih kelebihan dari wire rope jika dibandingkan dengan rantai?

 

Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dimiliki wire rope jika dibandingkan dengan rantai ya temen-temen :

  • Setelah selesai digunakan untuk mengangkat atau menarik beban maka bentuknya akan kembali seperti semula, berbeda dengan rantai yang tidak dapat kembali ke bentuk semula jika sudah digunakan untuk tarik atau angkat.
  • Tidak merusak benda yang disentuhnya saat terjadi gesekan ringan. Berbeda dengan rantai yang penampangnya tidak rata, sehingga dapat merusak benda yang digesek walau pelan.

 

Jadi ada 2 hal ya terkait kelebihan wire rope jika dibandingkan dengan rantai. Kalo secara garis besar sih wire rope lebih flexible dan ramah terhadap permukaan benda lain.

 

Jangan lupa dicatet ya kelebihan dari wire rope ini. Biar nanti enak bandinginnya dengan kekurangan wire rope yang akan kami jelaskan setelah ini.

 

 

KEKURANGAN WIRE ROPE DIBANDINGKAN RANTAI

Nah setelah kita bahas tentang kelebihan wire rope ini, saatnya kita bahas kekurangan dari wire rope dibandingkan dengan rantai. Dan perlu gw ingetin ya, disini gw bahas tentang kekurangan wire rope ya, bukan kekurangan tetangga atau temen gw.. Itu namanya ngomongin orang dong.. Wekkekekek..

 

Udah udah ngelantur mulu gw,, ngebanyakin kata aja nih bisanya.. Langsung aja ya berikut adalah beberapa kekurangan yang dimiliki wire rope jika kalian bandingkan dengan rantai :

  • Karena terbuat dari kawat baja yang dirangkai dan dipilin, jadi wire rope ini jadi sudah buat ditekuk apalagi pake tangan kosong. Beda halnya dengan rantai yang lebih flexible bisa dilipet, digulung dan diapa-apain lah.
  • Sulit untuk diinspeksi. Jadi seperti yang udah kami jelasin pada poin diatas ya. Karena terdiri dari rangkaian kawat baja, maka yang terlihat mata kita hanyalah bagian luarnya. Bagian dalamnya tidak bisa terlihat, jadi sulit untuk diinspeksi saat ada karat didalamnya. Beda dengan rantai yang terbuat dari besi utuh yang permukaannya gampang dilihat dan diinspeksi.

 

Jadi untuk kekurangan ini lebih kearah flexibilitas dan juga inspeksinya ya. Nah bagi kalian yang kerja di lingkungan yang tidak rawan karat seperti di pantai atau di tengah laut, maka wire rope cocok untuk kebutuhan kalian.

 

Tapi kalo kerja kalian di lingkungan yang rawan karat maka kami sarankan kalian pake rantai baja aja. Itu cuma saran dari kami ya, untuk keputusannya ya terserah kalian mau pake yang mana.

 

Disini kita cuma kasih info aja buat kalian. Dan cukup sekian aja kali ya artikel kami kali ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua ya.. see you guys

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WIRE ROPE DIBANDINGKAN TALI

Halo temen-temen semua.. Bagi kalian yang saat ini sedang bingung mau memilih wire rope atau tali sebagai opsi alat pengangkatan kalian.. Kebetulan banget nih.. Karena kami disini akan coba untuk membahas tentang kelebihan dan kekurangan wire rope dibandingan tali. Nah jadi disini kami akan mencoba untuk memberikan apa yang dimiliki oleh wire rope tetapi tidak dimiliki oleh tali.

 

Dan selain itu kami juga membahas tentang kekurangan wire rope jika dibandingkan dengan tali. Jadi untuk penjelasan tentang kekurangan wire rope ini yaitu kebalikan dari penjelasan diatas ya. Lebih menjelaskan tentang apa tidak dimiliki wire rope tetapi dimiliki tali,.

 

Menarik bukan pembahasan kami kali ini?? hehehe.. semoga menarik ya.. karena artikel kami kali ini bakalan membantu kalian dalam menentukan kalian dalam membuat keputusan saat akan memilih untuk membeli wire rope atau tali sebagai opsi alat pengangkatan yang akan kalian gunakan di Lapangan.

 

Karena kalo sampe kalian salah beli, , wah kacau dah urusannya.. Bukan hanya duit yang melayang tapi nyawa juga bisa melayang guys.. Ini yang kita semua ga mau kan. Amit-amit ya kalo sampe terjadi kecelakaan kerja hanya karena kita yang salah saat memilih untuk membeli wire rope atau tali.

 

Tapi sebelum memutuskan untuk membeli wire rope atau tali, ada baiknya kalian cek kondisi lapangan tempat kalian bekerja. Jadi sesuaikan kebutuhan anda, lingkungan kerja anda dan juga budget anda sebelum memutuskan untuk membeli wire rope atau tali ini guys.

 

Karena ketiga hal tersebut juga akan mendukung kalian saat mengambil keputusan tersebut. nah langsung aja ya kita bahas tentang kelebihan & kekurangan wire rope dibandingkan tali ini. Biar ga lama-lama dan ga banyak-banyak juga saya ngetiknya.. Hehehehe..

 

 

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN WIRE ROPE DIBANDINGKAN TALI

Oke jadi langsung aja ya guys.. apa aja sih kelebihan dan kekurangan wire rope dibandingkan tali ini?? penasaran ya.. Kita bahas dari kelebihannya aja dulu kali ya.. Biar greget duluan. Soalnya kalo bahas kekurangan dulu itu biasanya udah down duluan. Hehe

 

Oke jadi untuk kelebihan dari wire rope ini jika dibandingkan dengan tali yaitu :

  • Kekuatan breaking load yang lebih tinggi ( kekuatan tarik )
  • Lebih tahan terhadap gesekan
  • Lingkungan sekitar tidak mempengaruhi kekuatannya ( panas, dingin, hujan )

 

Jadi ada 3 kelebihan yang dimiliki wire rope jika dibandingkan dengan tali ya guys. Dan masing-masing kelebihan itu akan kami jelasin kok. Jadi tenang aja kalian ga akan aku gantungin kaya mantanku dulu.. Wakakakakak :V

 

PENJELASAN KELEBIHAN WIRE ROPE

Untuk nomor satu dulu ya. Karena wire rope terbuat dari kawat baja yang notabene lebih keras dan panjang.. Hohoho… Jadi otomatis lebih kuat ya untuk kekuatan tarik atau nilai breaking loadnya.

 

Dan untuk kelebihan yang nomor 2 kenapa tahan terhadap gesekan?? ya karena sama ya. Wire rope ini terbuat dari kawat baja yang tentunya tahan terhadap gesekan. Berbeda dengan tali yang terbuat dari serat buatan yang tentunya tali sangat rawan gesekan.

 

Yang terakhir faktor lingkungan sekitar ya. Kita tau besi itu sifatnya hanya tidak tahan terhadap karat ya. Jadi untuk lingkungan sekitar itu tidak jadi masalah. Beda halnya dengan tali.

 

Sebagian jenis tali ada yang menyerap air dan hal tersebut dapat mengurangi nilai breaking loadnya. Dan kebanyakan tali juga tidak tahan terhadap panas matahari yang terlalu terik karena dapat meleleh.

 

Begitu guys..

 

KEKURANGAN WIRE ROPE DIBANDINGKAN TALI

Okee kalo tadi kita sudah berbicara tentang kelebihan maka ada baiknya kita sekarang bicara tentang kekurangan wire rope dibandingkan tali. Jadi apa aja sih kekurangan dari wire rope yang perlu kalian ketahui?

 

Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari wire rope tersebut :

  • Sulit untuk ditekuk-tekuk sehingga kurang flexible.
  • Dapat berkarat jika tidak difinishing stainless.
  • Bobotnya berat karena terbuat dari kumpulan kawat baja.
  • Sulit untuk diinspeksi jika terdapat karat dibagian intinya tau dalamnya.

 

Nahh itu tadi ada 4 kekurangan dari wire rope ya guys. Yang pertama tentunya sulit untuk ditekuk dengan tangan kosong ya guys. Karena memang logam atau kawat baja tentunya tidak akan bisa ditekuk dengan tangan kosong.

 

Dan yang kedua yaitu karena turunan sifat logam ya guys. Dapat berkarat karena faktor udara dan garam. Untuk kekurangan ketiga ya tentunya udah jelas ya, yang namanya logam pasti berat bobotnya.

 

Sedangkan untuk kekurangan yang terakhir yaitu sulit dinspeksi. Jadi karena wire rope ini merupakan kumpulan dari kawat baja yang dipilin satu persatu menjadi satu kesatuan, maka yang terlihat mata kita hanyalah bagian luarnya saja. Dan untuk melihat dibagian dalamnya tentunya tidak akan bisa, karena kawat sudah terangkai sehingga tidak bisa dibongkar.

 

Jadi jika ada karat dibagian dalamnya tentunya kalian tidak akan bisa melihatnya sehingga dengan kata lain kalian akan kesulitan untuk menginspeksi.

 

Okeee jadi itu tadi ya temen-temen semua kelebihan dan kekurangan wire rope dibandingan tali yang perlu kalian ketahui. Jadi pastikan kalian menggunakan alat angkat yang tepat dengan kondisi lingkungan sekitar tempat kalian bekerja dan juga aplikasi kalian.

 

Jadi sampai segini aja ya artikel dari kami.. semoga artikel ini dapat bermanfaat.

MASTER LINK UNTUK RANTAI

Okeee.. whatsapp my bro.. Hmmm sok asik banget nih.. Jadi balik lagi ya guys di blog asmarines kami ini. Semoga kalian ga bosen-bosen buat baca artikel-artikel kami yang sangat berwawasan luas ini. Hehehe.. Okee.. jadi kali ini kami mau bahas apa sih master link untuk rantai yang bisa kalian pakai.

 

Jadi kita semua tau ya guys master link itu digunakan sebagai alat sambung untuk seling baik itu seling rantai, seling tali, wire rope ataupun webbing sling. Tapi kalian tau ga, master link untuk rantai itu yang kaya gimana? Karena tentunya masing-masing tipe master link diciptakan berbeda-beda.

 

Jadi masing-masing tipe tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Dan pada artikel ini kami akan jelaskan tipe master link untuk rantai, agar kalian nanti gak salah saat membeli master link untuk rangkaian sling rantai kalian. Karena bakalan bahaya banget kalo kalian sampe salah beli master link.

 

Selain membahayakan orang sekitar, tentunya membahayakan dompet kalian juga. Rugi soalnya.. hehehehe.

 

 

MASTER LINK UNTUK RANTAI

Okee.. jadi langsung aja ya kita bahas master link apa sih yang cocok digunakan untuk rantai? Jawabannya adalah semua tipe master link itu cocok digunakan untuk rantai ya guys. Tapii.. ada tapinya nih. Tapi butuh alat tambahan yaitu hammerlock atau bisa juga disebut dengan connecting link.

 

Hammerlock atau connecting link ini memiliki fungsi seperti shackle yang dapat dibongkar pasang. Tetapi bedanya fungsinya dikhususkan untuk penggunaan pada rantai. Selain bisa digunakan dengan hammerlock, kalian juga bisa menyambungkannya dengan shackle jenis atau tipe shackle Dee.

 

Jangan shackle omega ya. karena shackle omega itu dikhususkan untuk penggunakan pada wire rope sling ataupun sling tali. Untuk lebih jelasnya kalian bisa lihat gambar hammerlock dan shackle dee dibawah ini ya guys.

 

Hammerlock-dan-Shackle-Dee

 

Bisa kalian lihat ya guys.. Bagian atas itu disebut dengan shackle dee ya. Dan yang bagian bawah itu hammerlock atau bisa disebut dengan connecting link. Jadi rantai itu kan bulat pipih tanpa ada sambungan. Dan master link pun juga bentuknya bulat pipih tanpa ada sambungan.

 

Nah gak mungkin dong master link langsung disambung dengan rantai tadi. Karena ga akan bisa digabungin tuh, kaya mantan kita. Ga akan bisa digabungin lagi. Wakakakak.. hmmm..

 

Fokus–fokus.. Jadi butuh adalahnya alat sambung dari master link dan rantai ya. Alat sambung ini tentunya harus bisa dibongkar pasang jadi biar bisa nyambungin master link dan rantai tadi.

 

Jadi udah pada tau ya master link untuk rantai itu harus kaya gimana. Semoga artikel ini bisa menjadi bermanfaat buat kalian dan dapat menjadi pengetahuan tambahan buat kalian. Apalagi bagi kalian yang baru masuk pada bidang lifting dan towing.

 

Tentunya kalian sangat butuh informasi seputar alat rigging ini. Maka dari itu kalian kudu pantengin terus blog kami ini ya.. atau kalian bisa kunjungi artikel resmi kami yang lebih lengkap, agar kalian nanti bisa pilih-pilih sendiri informasi yang pengen kalian ketahui.

 

Langsung aja klik link website kami disini >> artikel resmi <<

 

Oke sampai disini aja ya artikel kami.. jangan panjang-panjang. Pegel ngetiknya. hehehe..

KEKUATAN MASTER LINK CROSBY ASLI

Halo temen-temen semua.. Gimana nih kabar kalian semua?? semoga pada baik ya.. Amiinn.. Oke jadi kali ini kami mau bahas tentang seberapa besar sih kekuatan master link crosby asli itu? Nah bagi kalian pengguna produk-produk Crosby tentunya udah pada tau ya kekuatan master link crosby asli itu kaya gimana.

 

Nah artikel ini diperuntukkan buat kalian yang belum pernah pake produk-produk Crosby nih guys, yang pada bahasan kami kali ini yaitu master link. Jadi bagi kalian yang mulai penasaran dan mulai tertarik untuk menggunakan atau mengulik produk-produk Crosby, ada baiknya kalian untuk mengetahui keunggulan dari produk Crosby ini guys.

 

Dan pada artikel ini kami khususkan buat master link Crosby aja ya, biar ga terlalu panjang juga bahasan kita kali ini. Jadi buat kalian yang pengen tau keunggulan produk Crosby, langsung aja kalian cek artikel kami disini >>.

 

Oke langsung aja kita bahas ya tentang kekuatan master link Crosby asli ini.

 

 

KEKUATAN MASTER LINK CROSBY

Nah pada bahasan artikel ini, kami akan membahas tentang keunggulan produk master link Crosby, ukuran dan juga kekuatan tariknya ya guys. Atau bisa kalian sebut juga dengan breaking load atau WLL. Jadi kita akan bahas satu persatu biar kalian enak bahasnya, dimulai dari keunggulan produk master link Crosby dulu ya. Biar kalian bisa membedakan kekuatan master link Crosby asli dengan produk master link yang lain.

 

KEUNGGULAN MASTER LINK CROSBY

Oke jadi master link Crosby yang asli itu memiliki keunggulan yang tidak bisa dibandingkan dengan produk master link merk lain ya guys. Karena emang produk Crosby ini tergolong unik dan spesial, jadi wajar aja harganya sedikit berbeda dengan produk-produk alat rigging sejenisnya.

Jadi apa aja sih keunggulan yang dimiliki master link Crosby ini?? Berikut adalah beberapa keunggulan tersebut :

  • Material Baja dan logam lainnya dipilih, diseleksi dan diuji terlebih dahulu untuk mendapatkan produk dengan kualitas yang Crosby mau. Jadi udah kaya semacam standard pembuatan produk Crosby guys. Crosby ga akan bikin produk jika material yang masuk tidak lolos uji dan seleksi dari bagian inspeksinya.
  • Setelah lolos uji, material logam tadi dibuat sedemikian rupa agar memiliki sifat keras tetapi liat, sehingga dapat melar sebelum mengalami patah. Nah jadi bagi kalian yang menggunakan produk Crosby ini ga perlu takut Master link kalian langsung patah saat mengalami kelebihan beban angkat. Caranya kalian tinggal cek kemelaran dari produk Crosby ini. Jika sudah terjadi kemelaran diatas 30%, itu saatnya buat kalian untuk mengganti produk Crosby tersebut dengan yang baru.
  • Daya tahan produk Crosby lebih lama karena materialnya tadi memiliki tingkat kekerasan yang padat. Jadi udah pasti penggunaannya bisa lebih lama dengan produk lain semacamnya.

 

Nah jadi itu tadi ya beberapa keunggulan produk master link Crosby yang perlu kalian ketahui. Dan sekarang kita masuk pada poin yang kedua yaitu ukuran master link Crosby.

 

UKURAN & KEKUATAN TARIK MASTER LINK CROSBY

Untuk ukuran dari master link crosby ini tentunya beragam ya guys. Dan perlu diketahui, jenis dari master link itu berbeda-beda. Jadi untuk membahas ukuran master link crosby kami akan ambil dari ukuran terkecil dari tipe master link apapun dan ukuran yang paling besar.

 

Tentunya kami juga menampilkan katalog dari master link tersebut ya guys. Biar kalian tau ukuran dari master link Crosby mulai dari terkecil hingga terbesar. Kenapa gw bahas ukuran? karena ukuran juga mempengaruhi kekuatan master link ini ya guys.

 

Kan artikelnya berjudul kekuatan master link crosby. hehe.

 

Oke jadi langsung aja ya.. berapa sih ukuran master link terkecil yang dijual orang Crosby group ini?

Katalog-Master-Link-Crosby-Terkecil

 

Bisa kalian lihat ya, untuk ukuran terkecil dari master link Crosby ini yaitu 12 mm untuk tipe A-344. Untuk gambarnya bisa kalian lihat di google ya.. Hehehe. Dan untuk kekuatan tariknya yaitu sekitar 3.500 Lb atau sama dengan 1.6 Ton.

 

Katalog-Master-Link-Crosby-Terbesar

 

Dan untuk ukuran master link Crosby yang terbesar yaitu sekitar 127 mm atau sama dengan 5 Inch. Dan master link dengan ukuran terbesar ini ada pada tipe master link A-342. Bisa kalian lihat untuk nilai breaking load atau kekuatan tarik dari master link dengan ukuran terbesar ini yaitu sekitar 395.000 Lb atau setara 180 Ton.

 

Jadi sekarang kalian udah tau ya kekuatan dari master link Crosby ini seberapa besar dan apa aja kelebihannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua dan bisa buat rujukan kalian. Salam..!!

 

MASTERLINK DISAMBUNG SHACKLE ATAU LANGSUNG DENGAN SELING

Halo temen-temen semua.. kali ini kami mau menjawab dan sedikit menjelaskan tentang pertanyaan sobat semua tentang apakah masterlink disambung shackle atau langsung dengan seling?

 

Jadi maksud pertanyaan disini adalah apakah rangkaiannya masterlink terus disambung shackle baru disambung ke seling? Atau masterlink langsung disambungkan dengan seling tanpa perantara shackle?

 

Nah dari pertanyaan tersebut lah kami jadi punya inspirasi untuk membuat artikel ini. Karena cukup menarik untuk kita bahas ya guys rangkaian dari seling ini sendiri urutan yang benar itu kaya gimana.

 

Apakah masterlink ke shackle terus ke seling ataukah dari masterlink ke seling? Kira-kira kalian udah pada tau belum jawabannya? mungkin ada sebagian dari kalian udah pada tau ya. Tapi pada artikel ini kami akan menjelaskan secara detail masing-masing rangkaian yang disebutkan tadi.

 

MASTERLINK DISAMBUNG SHACKLE ATAU LANGSUNG DENGAN SELING

Oke jadi langsung aja ya kami akan jawab pertanyaan apakah masterlink disambung shackle atau langsung dengan seling? jawabannya adalah bisa keduanya. Tapiiii.. tapi apa nih??

 

masterlink-disambung-shackle-atau-langsung-dengan-seling

Semua harus ada penjelasannya ya guys. dan semua pasti ada plus minusnya. Maka dari itu perlu kami jelaskan perbedaan dari kedua rangkaian yang berbeda tersebut.

 

Jadi langsung aja ya mari kita sama-sama simak plus minus dari kedua jenis rangkaian masterlink dengan sling tadi.

 

Yang pertama..!! Masterlink dengan Seling

 

MASTERLINK DISAMBUNG LANGSUNG KE SELING

Sebelum kami menjawab pertanyaan itu, kami mau menjelaskan dikit karakteristik alat rigging ya guys.. Tapi tenang aja, penjelasan ini nantinya akan menjadi pendukung penjelasan utama kami.

 

Jadi biar kalian enak bacanya dan mengerti maksud penjelasan kami, mending kami jelasin dulu karakteristiks alat rigging ini.

 

Karakteristik alat rigging itu nilai breaking loadnya akan berkurang jika disambung dengan alat rigging lain. Berkurangnya berapa persen? kira-kira 50 – 70%, tergantung merk ya guys. Kami cuma kasih garis besarnya aja nih.

 

Jadi misal ada masterlink dan seling dengan breaking load ( kekuatan angkat ) yang sama yaitu sama-sama 1 ton. Maka kalian hanya bisa menggunakannya untuk mengangkat beban sekitar 300 – 500 Kg saja. Ga bisa lebih dari itu, karena kalo kalian paksain bisa bahaya guys.

 

Keangkat sih keangkat, tapi bisa beresiko sambungan patah. Jadi udah pada tau ya karakteristiknya. Langsung ke penjelasan kalo gitu.

 

Oke gimana kalo masterlink disambung langsung ke seling? nah karena masterlink langsung disambung dengan seling, maka kekuatan angkat dari masterlink hanya berkurang sedikit guys, yaitu sekitar 40 – 50% saja.

 

Tapiii.. kekurangan dari rangkaian ini yaitu bersifat paten atau permanen guys. Kalian ga akan bisa bongkar tuh rangkaian lagi, jadi mau ga mau ya kalian hanya bisa mengangkat satu jenis barang dengan berat yang sama atau berat dibawah beban yang biasa kalian angkat yang 40 – 50% tadi.

 

MASTERLINK DISAMBUNG SHACKLE DAN KE SELING

Dan yang kedua yaitu rangkaian masterlink ke shackle dan ke seling. Jadi seperti yang udah kami jelasin tadi, jika alat rigging disambung dengan alat rigging lagi, maka nilai breaking loadnya akan berkurang.

 

Yaitu sekitar 50 – 70% saja. Tapiii.. dengan rangkaian ini, kalian bisa bongkar pasang sling kalian. Jadi kegunaan sling nantinya bisa digunakan untuk beberapa aplikasi yang berbeda. Misal untuk tarik, atau untuk angkat, atau bisa juga untuk seling dengan lebih dari satu.

 

Jadi penggunaannya bisa lebih bervariasi guys, bisa buat beban lebar satu meter misalnya. Dan bahkan bisa kalian gunakan untuk beban dengan lebar 3 meter misalnya. Karena dengan seling lebih dari satu kaki kita bisa mengangkat beban yang lebih lebar karena jangkauan seling yang lebih luas.

 

Naahh jadi itu tadi ya beberapa kekurangan dan kelebihan dari kedua jenis rangkaian yang telah kami sebutkan tadi. Gimana nih? udah terjawab dong pertanyaan kalian tentang masterlink disambung shackle atau langsung dengan seling? Tapi emang lebih banyak yang pake masterlink langsung ke seling sih, karena beban yang mereka angkat lebih maksimal. Dan penggunaan alat angkat biasanya bebannya itu-itu aja. Hehe

 

Jadi tergantung kebutuhan kalian lah ya.. kalian pasti yang lebih tau kebutuhan kalian di Lapangan.

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua ya guys. Dan semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan kalian dengan jelas. Intinya jenis rangkaian akan mempengaruhi kekuatan angkat dari sebuah seling. Semakin banyak rangkaian maka akan semakin menurun kekuatan angkatnya.

 

Dan bagi kalian yang sedang ada kebutuhan alat rigging atau seling, kalian bisa langsung kunjungi website kami di www.asmarines.comKalian juga bisa tanya-tanya tentang kemampuan alat rigging dan seling dengan masalah yang kalian hadapi di Lapangan.

 

Jadi ga perlu ragu buat hubungi staff kami ya guys. ^^

PERBEDAAN FUNGSI MASTER LINK DAN SHACKLE

Halo temen-temen semua. Gimana nih kabar kalian semua?? semoga pada baik ya.. Jadi kali ini kami mau membahas tentang perbedaan fungsi master link dan shackle. Karena memang kedua benda ini fungsinya sama-sama sebagai alat penyambung.

 

Nah tentunya untuk menghindari kekeliruan ataupun kesalahan dalam penggunaan kedua alat rigging ini. Maka pada artikel ini kami ingin menjelaskan tentang perbedaan fungsi master link dan shackle tersebut. Karena emang kedua alat ini biasanya digunakan pada aplikasi-aplikasi berat dan extreme guys.

 

Jadi ada baiknya kami menjelaskan masalah ini agar nantinya tidak terjadi kesalahan dan hingga kecelakaan kerja di lingkungan kerja kalian. Serem banget kalo sampai kecelakaan kerja guys.. Ngeri banget ngeliatnya dan yang paling penting itu kasian dia yang mengalami kecelakaan kerja dan keluarganya.

 

Karena naudzubillah ya.. bisa sampai cacat seumur hidup guys. Makanya kita harus menghindari hal-hal seperti ini terjadi. Salah satunya yaitu dengan menggunakan alat-alat yang sesuai dengan fungsi aslinya. Jangan pernah ngakal-ngakalin pake alat-alat gini guys. Bahaya banget.. nyawa taruhannya. Mending sesuai prosedur aja ya guys..

 

 

PERBEDAAN FUNGSI MASTER LINK DAN SHACKLE

Nah jadi disini kami akan coba untuk menjelaskan dan tentunya disertai gambar ya, biar kalian ga salah sangka nantinya. Hehehe.

 

Kita mulai dari pengertiannya dulu aja kali ya biar artikelnya agak panjangan. hehehe.. Nggak ding. Biar artikelnya makin lengkap dan selalu memberikan informasi akurat buat kalian semua. Hohoho.

 

Dari Master Link dulu kali ya.. Jadi master link adalah salah satu jenis alat rigging yang digunakan untuk menyambung hook pada crane ataupun kendaraan angkat lainnya dengan sling agar dapat mengangkat beban. Sling disini bisa sling tali, wire rope, rantai ataupun webbing sling.

 

Dan Shackle adalah salah satu jenis alat rigging juga yang digunakan untuk menyambung antara alat rigging lainnya dengan sling. Jadi alat rigging disini misalnya master link, hook, socket, eye bolt dan lain-lain.

 

Untuk gambarnya sendiri bisa kalian lihat pada gambar dibawah ini ya.

perbedaan-fungsi-master-link-dan-shackle

 

Bisa kalian lihat ya, sama-sama melingkar gitu bentuknya. Jadi emang fungsinya buat alat sambung. Tapi beda dari sisi penggunaannya di lapangan guys.

 

Jadi kalo dilihat dari fungsinya, masterlink ini merupakan alat sambung yang disambungkan langsung dengan pengangkatnya. Sedangkan shackle merupakan perantara untuk mengangkat bendanya. Nah kalo diaplikasikan, posisi masterlink ini ada dipaling atas rangkaian sling. Dan shackle berada dibawah masterlink ataupun dibawah slingnya.

 

Untuk gambarnya kalian bisa lihat dibawah ini ya biar lebih jelas mengartikan apa yang kami coba jelaskan.

Rangkaian-Sling

 

bisa kalian lihat ya.. Master link ada dibagian atas sling. Dan dibagian bawah sling ada shackle yang bisa disambungkan dengan objek angkat ataupun dengan hook.

 

Gimana sekarang udah jelas belum perbedaan fungsi master link dan shackle ini? Sekarang kalian udah bisa bedain fungsinya dong pastinya. Jadi jangan sampai kalian salah pake kedua jenis alat rigging ini ya guys.

 

Dan semoga pekerjaan anda kedepannya makin profesional dan makin berkah. Jadi rejekinya baik buat anak dan keluarga kalian. Amiinn.. Okee,, jadi semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kalian semua ya. Dan inget selalu bekerja sesuai dengan petunjuk penggunaan yang benar ya. Salam..!!

PERBEDAAN SHACKLE / SEGEL DENGAN HAMMERLOCK CONNECTING LINK

Halooo guys.. balik lagi ya di blog kami yang terlengkap dan ter oke punya yang selalu setia membahas tentang informasi seputar alat-alat kapal. Dan kali ini kami mau bahas tentang perbedaan shackle / segel dengan hammerlock connecting link. Karena kalo dilihat dari segi fungsi, kedua benda ini sama-sama digunakan untuk menyambung guys.

 

Tapi sebelum kita membahas perbedaannya, maka hal pertama yang akan kami jelaskan disini adalah pengertian dari masing-masing alat rigging ini.

 

Yang pertama yaitu shackle atau bisa juga disebut dengan segel. Shackle / Segel ini adalah salah satu jenis alat rigging yang digunakan untuk menyambung sling dengan alat rigging lainnya seperti hook, masterlink, eye bolt, dan lain-lain.

 

Sedangkan Hammerlock atau bisa juga disebut dengan connecting link sendiri adalah juga salah satu jenis alat rigging yang digunakan untuk menyambung sling dengan alat rigging lainnya seperti hook dan masterlink.

 

 

PERBEDAAN SHACKLE / SEGEL DENGAN HAMMERLOCK CONNECTING LINK

Dari penjelasan kami diatas dapat terlihat ya. Untuk objek sambung dari shackle atau segel ini sendiri lebih beragam dibandingkan dengan hammerlock. Jadi memang ada perbedaan dari sisi objek sambungnya sendiri. Tapi tentunya butuh penjelasan yang lebih detail lagi ya, agar informasi yang kalian dapatkan nanti tidak setengah-setengah.

 

Oia. untuk gambarnya bisa kalian lihat pada gambar dibawah ini ya antara shackle dan hammerlock itu yang kaya gimana sih.

 

Nama-Lain-Dari-Shackle

 

Itu gambar dari shackle ya guys.

 

Hammerlock-Connecting-Link

 

Dan itu adalah gambar dari hammerlock. Jadi bisa kalian lihat ya, keduanya dapat dibongkar pasang yang tujuannya agar dapat disambungkan dengan alat rigging lainnya.

 

Terus apa perbedaannya kira-kira guys? ada yang tau ga nih? Jadi perbedaannya adalah pada slingnya guys. Maksudnya gimana?

 

Jadi seperti yang udah pernah kami bahas pada artikel kami sebelumnya ya guys. Shackle ini digunakan untuk menyambung berbagai macam sling mulai dari wire rope sling, chain sling, rope sling ataupun webbing sling. Dan masing-masing seling terus memiliki tipe shackle yang berbeda-beda.

 

Kalo kalian mau tau tipe shackle yang cocok untuk masing-masing seling diatas langsung aja baca artikel kami yang membahas tentang tipe shackle tersebut disini >> artikel tipe shackle <<

 

Nah kalo hammerlock hanya cocok digunakan bersama dengan Chain sling aja nih guys atau sling rantai. Kenapa bisa begitu?? karena rantai bentuknya pipih dan kecil dengan lingkar diameter yang tidak besar pula. Jadi butuh alat khusus yang dapat disambungkan dengan alat rigging lainnya yang lebih besar ukurannya.

 

Kenapa ga pake shackle aja?? jawabannya adalah karena bentuknya guys. Bisa kalian lihat ya bentuk shackle diatas. Bagian atasnya disesuaikan dengan bentuk sling dan bagian bawahnya dikhususkan untuk alat rigging. Ga bisa dibolak-balik.

 

Sedangkan hammerlock atau connecting link ini lebih flexible karena bagian atas dan bawah sama, sehingga lebih mudah untuk dikaitkan pada rantai.

 

Naahh jadi itu tadi ya beberapa perbedaan shackle / segel dengan hammerlock connecting link yang perlu kalian ketahui. Semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan kalian yang selama ini belum terjawab. Dan karena kalian udah tau perbedaannya, pesen kami jangan lupa gunakan shackle dan hammerlock sesuai dengan pasangannya ya.

 

Jangan maksain lah intinya, karena apa-apa yang dipaksa itu ga baik guys. Apalagi kawin paksa, waduh bisa berabe tuh urusan rumah tangganya.. Hehehehe.. napa jadi ke urusan rumah tangga nih. Yaw dah lah kalo gitu, daripada makin ngelantur mending gw pamit.. Dadaa..!!